Beranda > Uncategorized > Dibenarkan karena iman (Kejadian 15:1-6)

Dibenarkan karena iman (Kejadian 15:1-6)

layakkah anda diberkati?

Seorang penulis muda di Amerika Serikat,  kariernya mananjak karena karya-karyanya banyak dipakai oleh dunia film. Dalam tempo yang singkat dia memiliki banyak uang. Dia kemudian membeli sebuah barang yang sudah lama di idam idamkannya, yakni sebuah kapal layar. walaupun dia tidak tahu mengemudikan kapal layar, dia tetap nekad membelinya. saya akan sewa seorang kapten untuk menjadi jururmudi kapal layar saya. Suatu hari, dia akan berlayar dengan kapal barunya. Dia membawa ibunya juga untuk turut berlayar. ibunya yang tinggal di Eropa kemudian berangkat ke USA untuk bertemu dengan anaknya dan akan berpesiar dengan kapal baru anaknya ini.

Tibalah waktunya mereka berlayar dan kapal dikemudikan oleh kapten sewaannya. Anak muda ini mendudukan ibunya dekat dengan kemudi kapal tersebut yang saat itu dikemudikan oleh sang kapten. Kemudian anak muda ini turun ke kamar kapal dan mengganti bajunya dengan baju kapten. Sangat gagah, warnanya putih,pakai topi pelaut warna biru. Persis pakaian kapten sewaannya yang sedang mengemudi kapal tersebut. Anak muda ini kemudian, berdiri disamping kemudia dan bergaya di depan mamanya. Mam……………..lihat….saya adalah kapten. mamanya terdiam, tersenyum, memandang anaknya, lalu berkata: ” sonny, menurutmu, kamu adalah kapten,  dan menurut saya, kamu adalah kapten. TETAPI, MENURUT KAPTEN ini, kamu itu bukan kapten.

Saudara, seperti inilah diri kita dihadapan Allah. menurutmu, saudara itu baik, menurut saya, saudara juga baik, tetapi menurut Allah, saudara itu tidak baik. Di dalam pandangannya, saudara tidak memiliki kebaikan yang patut dibalas dengan berkat.  Inilah kondisi manusia dihadapan Allah.

Hal ini sama dengan contoh abraham. Abraham diberkati hidupnya bukan karena dia baik dihadapan Allah. Dihadapan manusia dia memang cuku baik, demikian juga di dalam pandangan nya sendiri, dia sudah cukup baik dan layak diberkati. Namun TIDAK dihadapan Allah. Abraham diberkti hidupnya bukan karena dia lebih baik dari yang lain. Kalau Abraham diberkati dan dibernakran oleh allah karena perbuatan baimbya, maka Abraham memperoleh dasar untuk bermegah. Roma 4:1-2  Jadi apakah akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur jasmani kita?  (2)  Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah. Abraham bisa saja mengatakan : lihatlah diriku, saya orang yang sangat baik. tetapi Allah menjawab: menurutmu engkau baik, tetapi menurut penilaianKu, kamu tidaklah baik.

Bagaimana pandangan saudara terhadap dirimu? bagaimana pandangan orang lain terhadap dirimu? Menurutmu anda baik, menurut teman ku anda juga baik, sehingga layak diberkati. Tetapi masalahnya adalah menurut Allah, apakah anda baik sehingga layak diberkati? inilah masalahnya. Kenyataannya adalah di dalam pandangan Alah, kita tidak memiliki kebaikan sama sekali untuk layak diberkati olehNya. Natas alkitab: tidak ada seorang pun yang berbuat baik, Yesaya  64:6  Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; Jadi sebenarnya, tidak ada orang yang layak untuk diberkati oleh Allah.

Apa yang membuat anda layak diberkarti? iman

Apa yang membuat anda layak diberkati? Iman. Berkat berkat Allah mengalir atas diri Abraham karena Abraham percaya kepada Allah. Abraham bukan hanya diberkati secara materi, tetapi dia menjadi bapa bagi banyak bangsa dan olehnya seluruh bangsa di muka bumi diberkati. Hidupnya menjadi saluran berkat karena dia percaya kepada Allah.

Iman inilah yang menjadi saluran dari berkat Allah. Karena Abraham percaya kepada janji Allah, maka Allah memperhtiungkan kepadanya sebagai kebenaran. Apa maksudnya? .iman membuat abraham dianggap benar di dalam pandangan Allah. Iman membuat abraham menjadi layak untuk diberkati dalam pandangan Allah.   Abraham bukanlah orang yang baik dimata Allah. Dia juga bukan orang yang pantas menerima berkat Allah. Kita tahu Abraham adalah orang yang sangat egois, karena dia rela mempertaruhkan kehormatan istrinya demi keselamatan dirinya. ketika Abraham ke Mesir untuk tinggal di situ sebagai orang asing, Sebelum masuk ke Mesir, berkatalah ia kepada Sarai, isterinya: “Memang aku tahu, bahwa engkau adalah seorang perempuan yang cantik parasnya. Apabila orang Mesir melihat engkau, mereka akan berkata: Itu isterinya. Jadi mereka akan membunuh aku dan membiarkan engkau hidup. Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku diperlakukan mereka dengan baik karena engkau, dan aku dibiarkan hidup oleh sebab engkau.” Firaun yang melihat Sarai canti, ia ingin mengambil sarai sebagai salah satu istrinya. Beruntung, Tuhan menimpakan tulah yang hebat kepada seluruh istana Firaun, sehingga niat itu tidak jadi dilaksanakan oleh Firaun (kejadian 12:11-6). Sebenarnya Abraham bukanlah orang yang baik. Abraham rela mempertaruhkan kehormatan istrinya demi keselamatannya.

Di dalam pandangan kita saja Abraham bukan orang yang baik, apalagi dalam pandangan Allah. Abraham diberkati oleh Allah bukan karena dia baik. Abraham diberkati Allah karena dia percaya kepada Allah. Imannya diperhtiungkan Alah sebagai kebenaran. Abraham dipandanga benar oleh Allah., Abraham dipandang layak meneirma segala berkat Allah. Semua kelamahan Abraham ditangung oleh Allah dna semua berkat Alah diberikan kepada Abraham. Kalau dulu Abraham hanya baik didalam pandangannya dan baik di dalam pandangan sesmanya, tetapi tidak baik dimata Tuhan, namun sekarang setelah Abraham dibenarkan, dia bukan hanya baik didalam pandnagan nya dan sesmanya melainkna juga baik di dalam pandangan Allah. inilah yang dimaksud dengan dibenarkan, yakni segala kelemahan Abraham diterima oleh Allah sedangkan segala berkat Allah diberikan kepada Abraham. secara hukum walaupun Abraham salah, namun Allah menyatakan dia benar. secara hukum, Abraham tidak pantas menerima berkat Allah, namun Allah menyatakan, dia berhak menerimanya. Abraham dinyatakan benar, dinyatakan berhak menerima berkat Allah bukan karena dia baik, melainkan karena dia percaya kepada Tuhan.

Seperti inila cara kerja Allah. Allah tidaklah memberkati mereka yang menganggap dirinya baik dan benar. Allah memberkati mereka yang percaya kepadanya. Beberapa waktu yang lalu di Amerika, ada sebuah pamflet yang disebarkan oleh penganut Ateis. Dalam Pamflet itu mereka mencantumkan tokoh tokoh PL yang dekat dan diberkati oleh Allah. Dalam Pamflet itu tertulis seperti ini

- Abraham, rela mengorbankan istrinya demi keselamatan jiwanya, namun dia disebut sahabat Allah

Allah macam apa ini yang bersahabat dengan orang seperti itu?

- Yakub, adalah seorang penipu, pembohong, namun Alkitab mengatakan “Allahnya Yakub”

- Musa digambarkan sebagai seorang pembunuh dan pelarian dari Mesir, namun Musa berbicara muka dengan muka dengan Allah

- Daud dikenal sebagai seorang pezinah, dimana dia membunuh suaminya orang dan kemudian mengambilnya sebagai istrinya. Namun daud dipanggil sebagai orang yang berkenan di hati Allah. para Ateis ini pun bertanya: Allah macam apa ini yang bisa disenangkan oleh daud yang buruk kelakukannya. kita lihat bahwa selama berabad abad, Allah membenarkan orang orang yang percaya kepadaNya.

Kita yang sudah percaya kepada Kristus sudah menerima pembenaran ini. Karena saudara percaya kepada Kristus . maka saudara dinyatakan benar dihadapan Allah dan layak menerima berkat berkat Allah ini.

Saudara pernah tahu perasaan orang yang berhutang? Stress. Ada dua yang menjadi stress orang berhutang, pertama, dia harus cari uang untuk bayar hutangnya, dan kedua, dia harus cari uang untuk hidupnya sehari hari. kalau yang tidak punya hutang hanya mencari uang untuk kehidupannya sehari hari dan perlu pusing untuk membayar hutang. Namun orang berhutang, memiliki kebutuhan yang dua kali lipat. Kalau penagih jutang datang, dia akan menghindar dengan berbagai macam cara, ada yang keluar di pagi buta dna pulang larut malam, ada yang beli anjing galak dan ikat di depan pintu, ada juga meminjam dari roang lain dan kemudian bayar hutangnya. Gali lobang tutup lubang, sampai akhirnya lobangnya ke gedean dan tidak bisa ditutupnya lagi. Sebenarnya yang paling baik untuk bayar hutang adalah cari orang yang mau bayarkan hutangmu dan membantu usahamu. Masalah itu pasti beres. Namun masalahnya adakah orang seperti itu di dbumi ini? Ada, tapi langka.

Seandainya saudara bertemu dengan orang itu, dan dia membayarkan semua hutangmu sampai lunas. setelah itu dia bantu lagi untuk usaha agar bisa mendapatkan kebutuhan hidup sehari hari, apakah yang saudara akan katakan kepada orang itu? pasti kita akan mengatakan terima kasih sampai berulang ulang.

Seperti inilah yang Allah lakukan , yakni membayar hutang dosamu. Namun Tuhan tidak hanya berhenti sampai disitu. Dia juga memberikan semua kebenaranNya, semua berkatNya kepada saudara. Kebenaran Kristus menjadi milik saudara. Berkat-berkat di dalam surga yang adalah milik Kristus, juga diberikan buat sdr. Dia memberikan kepadamu anugerah keselamatan dna juga berkat berkat yang saudara butuhkan dalam menjalani hidupmu di dunia ini.  Semuanya ini diperoleh melalui iman kepada Kristus Yesus. Melalui iman lah saudara layak menerima semua berkat berkat Allah.

Iman kepada Kristus  membuka semua berkat berkat Allah buat kita. Sekarang kita tinggal mengambil semua berkat itu dengan iman. Setiap hari kita mesti hidup dengan iman untuk menerima segala berkat Allah ini. Paulus yang mengutip dari kitab habakuk mengatakan :  “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:17). Perjuangan kita dalam pelayanan, dalam pekerjaan, dalam kesehatan, sebenarnya bukan hanya perjuangan secara fisik saja, melainkan juga kita berjuang dengan iman. Kita memakai bukan hanya kemampuan otak, untuk berhasil, namun kita juga harus memakai iman untuk bisa berhasil. Dalam pelayanan , kita butuh hikmat  dan kuasa. dalam hidup hari hari pun seperti itu. kita butuh hikmat dan iman. Iman keselamatan sudah saudara miliki. Yang perlu saudara lakukan saat ini adalah memakai imanmu dalam hidup sehari hari. Orang yang imannya besar akan menikmati segala berkat berkat Allah. Spurgeon mengatakan:

Ada 2 macam orang yang hidup dalam dunia ini. Kedua orang ini adalah calon penghuni surga, namun yang satu imannya kecil , sedangkan yang lain imannya besar. Mereka yang imannya kecil akan membawa jiwa mereka naik ke surga. Sebab untuk masuk ke surga, cukup dengan iman yang kecil saja. Lalu bagaimana dengan mereka yang imannya besar?. Mereka yang imannya besar bukan hanya akan naik ke surga, tetapi mereka akan membawa surga turun ke dalam hidupnya. Mereka yang imannya besar akan menikmati surga, bukan nanti, tetapi sekarang mereka sudah menikmati surga itu

Pakailah iman saudara untuk menikmati segala berkat berkat Allah yang SUDAH disedikan buat saudara dalam Kristus Yesus Tuhan kita. Pertolongan Tuhan bukan hanya disediakan bagi orang orang tertentu saja, tetapi juga disediakan untuk saudara. Yang penting adalah pakailah imanmu.

Iman dipakai bukan dengan cara berbicara kepada diri sendiri berulang ulang: saya percaya , saya percaya. Iman juga diterapkan bukan dengan cara membayangkan apa yang kita minta sudah di depan mata.

Terapkanlah iman saudara dengan memakai janji Allah setiap kali saudara berdoa. Iman tidak mungkin timbul kalau tidak ada pengetahuan firman Tuhan. Iman itu timbul dari pendengaran , pendengaran akan firman Allah. Pada waktu saudara berdoa, kemukakanlah kepada Allah, apa sebabnya saudara yakin doamu akan dijawab. Kataka seperti ini, Tuhan, saya yakin Engkau akan menjawab doa saya agar jangan kuatri karena Tuhan sudah berjanji bahwa setiap orang yang datang kepadaMu dan menyerahkan kekuatirannya dalam doa, maka akan dipenuhi damai sejahtera Allah. kalau sdr marah dan minta pertolongan supaya jangan maraha, saudara bisa menutup doa sdr dengan kalimat, Tuhan.saya yakin Tuhan mendengarkan dosa saya karena Tuhan sudah tidak menghendaki saya dikuasi oleh kemarahan. Tuhan, saya yakin engkau akan menyembuhkan saya karena Engkau memiliki KUASA, DAN KESEMBUHAN SAYA AKAN MEMPERMULIAKAN NAMAMU. Ungkapkanlah keyakinan saudara ini di dalam setiap doa yang saudara naikkan kepada Tuhan. semua keyakinan saudara itu harus memiliki dasar firman Tuhan. Iman kita akan bertambah dengan memakai firman Tuhan setiap kali kita berdoa.

Kemudian, terapkanlah imanmu dengan percaya bahwa Allah akan menjawabmu

Iman dan keraguan adalah dua sisi mata uang. kalau iman tidak ada maka keraguan yang muncul. Jika keraguan tidak ada, maka iman yang akan terlihat.

  • keraguan itu selalu melihat halangan, Iman melihat adanya jalan
  • keraguan selalu melihat malam yang gelap, Iman melihat adanya hari yang terang.
  • keraguan takut untuk melangkah, Iman akan mendaki ke ketinggian
  • Keraguan akan bertanya: siapa yang akan percaya?,

Iman akan menjawab: saya.

Janganlah melihat yang kelihatan, pandanglah yang tidak terlihat, yakni Allah. Percayalah bahwa hal hal yang luar biasa dan mustahil bisa terjadi oleh kuasa Allah.

Seperti inilah iman Abraham. ketika  TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”(Gen 15:5).  Pada saat firman itu diberikan, Abaraham belum memiliki satu orang anak pun. Satu saja belum punya, tetapi sekarang dijanjikan akan memiliki  keturunan seperti bintang biontang di langit. Abraham tidaklah ragu akan janji Allah itu, walaupun kondisinya saat itu sangat sulit untuk memiliki anak. Abraham percaya akan janji Allah. Dia percaya bukan hanya kuasaNya Tuhan, tetapi juga dia percaya Allah akan melakukan menggenapi janjiNya. Iman itu percaya Allah akan melakukannya

Tuhan Yesus berkata:” Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”(Joh 14:14). Inilah iman itu. Iman bukan hanya percaya bahwa Allah DAPAT melakukannya, tetapi percaya Allah AKAN MELAKUKANNYA. Kita semua percaya bahwa Allah dapat melakukan sebuah muzizat. Namun pertanyaannya apakah kita semua percaya bahwa ALLAH AKAN MELAKUKAN MUZIZAT? Berbeda sekali antara percaya Allah DAPAT menolong saya dengan Allah AKAN menolong saya. Iman itu adalah percaya Allah AKAN menolong saya.

Ketika Hudson Taylor, misionaris terkenal, pertama kali pergi ke China, dia memakai kapal layar.  Kapal layar itu berlayar di dekat sebuah pulau yang penduduknya kanibal, makan orang. Celakanya adalah, saat itu angin tidak bertiup sehingga kapal layar perlahan lahan semakin mendekati pulau kanibal tersebut. Penduduk sudah bersemangat sekali menantikan kapal itu terdampar di pulau mereka. Kapten kapal kemudian datang kepada Hudson Taylor.

Kapten ini mengatakan:  “Mr. taylor, doakanlah supaya ada angin bertiup. Kalau tidak ada angin kapal kita akan terdampar di pulau kanibal itu dan kita akan jadi disate dan digule oleh penduduknya. “

Hudson taylor menjawab: baiklah, saya akan berdoa, asalkan layar kapalmu kamu bentangkan, supaya kalau anginnya sudah datang, kapal akan langsung berlayar

Kapten:  Oh……tidak Mr.Taylor. berdoalah terlebih dahulu. Kalau sudah ada angin barulah layar akan saya bentangkan. Saya tidak mau menjadi bahan tertawaan anak buah saya karena membentangkan layar padahal angin tidak ada.

Hudson taylor: Saya tidak akan berdoa minta angin kalau anda tidak membetangkan layar terlebih dahulu.

Akhirnya kapten kapal mengalah. Daripada pak pendeta tidak mau berdoa, udahlah, saya akan membentangkan layar. Dia pun membentangkan layar dan Hudson taylor masuk ke kamar untuk berdoa

Ketika Hudson taylor sedang berdoa, terdengar ketuka di pintu kamarnya

Hudson taylor: “siapa itu?”

“saya pak pendeta”, kata Kapten kapal itu. “apakah anda masih berdoa minta angin?

iya”, kata Hudson taylor.

Kapten itu berkata: “stop saja doanya, karena anginnya sudah sangat kencang, nanti kita tidak bisa menguasai kapal ini

Seperti inilah iman yang percaya Allah akan menolong. Dia bertindak sesuai dengan imannya.  Mesti ada tindakan yang menyatakan bahwa kita percaya kepada Tuhan dan Tuhan akan menjawab permintaan kita.

Sebuah mengadakan persekutuan doa. Mereka berkumpul berdoa karena musim kering yang melanda daerah mereka sudah sangat lama. Hasil panen gagal dna mereka kesulitan air bersih. Mereka pun menentukan suatu hari untuk berkumpul di gereja dan meminta agr Tuhan memberikan hujan. Mereka berdoa sangat lama. Setelah berdoa, Pendetanya bertanya kepada jemaatnya:’ saudara saudara, apakah saudara tahu untuk apa kita berkumpu hari ini?

Jemaat menjawab: berdoa untuk meminta hujan

Pendeta: saya ingin tahu, dimana payung saudara?

Jemaat : bengong, karena tidak ada yang bawa paying

Apakah mereka beriman Tuhan akan memberi hujan? Kelihatannya tidak. Kalau mereka beriman Tuhan akan memberikan hujan, mereka akan bawa paying supaya kalau pulang tidak basah kuyub.

Jikalau saudara percaya  bahwa Allah akan mengabulkan doamu, maka saudara mesti bertindak sesuai dengan imanmu itu.

Terapkanlah iman saudara dengan mempercayakan diri kepada Tuhan

Iman kita baru bekerja kalau kita bersandar kepada Kristus sepenuhnya. inilah sebabnya, banyak iman itu tidak bekerja kalau kondisi masih bisa kita atasi. Mengapa ? karena kita masih bersandar kepada kemampuan kita. George muler mengatakan: iman tidaklah bekerja pada saat sesuatu itu masih mungkin untuk kita lakukan. Tidak ada kemuliaan bagi Allah jikalau manusia masih mampu melakukannya. Iman dimulai ketika kuasa manusia berakhir. kenapa kita lebih beriman ketika berada di peswawt daripada ketika di mobil? itu karena kita sudah tidak berdaya ketika berada di pesawat.

ada Jutaan orang takut melakukan perjalanan di udara. Padahal, dari  data statistik menunjukkan bahwa orang akan lebih aman berada dalam pesawat daripada di dalam mobil atau bahkan di bak mandi. Lebih banyak kecelakaan mobil terjadi dibandingkan dengan kecelakaan pesawat. dan banyak orang mati dalam bak mandi karena terpeleset.

Para peneliti mengatakan bahwa alasan kenapa manusia lebih takut naik pesawat daripada mobil? ketakutannya bukan karena alasan takut kecelakan. Akar kegelisahan mereka yang sesungguhnya adalah ketakutan bahwa mereka tidak dapat mengendalikan hidup ketika pesawat lepas landas.  inilah sebabnya mengapa kita lebih beriman ketika berada di peswat karena kita tidak bisa mengendalikan hidup kita di atas pesawat. Kita betul betul sudah menyerahkan diri kepada Allah sepenuhnya. Dengan kata lain: sudah pasrah. kalau jatuh, kita enggak bisa berbuat apa apa lagi. Iman akan efektif dalam kondisi ini.

Abraham merantau ke negeri yang ditunjukkan oleh Tuhan. Dia merantau benar benar bersandar kepada Tuhan. Penulis kitab Ibrani mengatakan:” Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.  (Heb 11:8). Ketika Tuhan memberikan janji bahwa dia akan memiliki negeri kanaan, akan memiliki keturunan, dia percaya akan janji Tuhan itu. kepercayaannya bukan sekedar percaya perkataan Tuhan, namun dia menyerahkan hidupnya kepada perkataan Tuhan itu.

 

Iman itu bukan hanya percaya frman Tuhan, namun menyerahkan diri kita kepada Tuhan dan firmannya.  Iman berarti bersedia menanggung reskio apapun karena saya percaya kepada janji Tuhan. Tindakan kita yang mempercayakan diri kepada Tuhan adalah tindakan iman. Jadi bukan hanya saya percaya saya kepada Allah, tetapi saya bersedia mempercayakan diri kepada Allah.

 

pada waktu saudara masuk ruangan kebaktian ini, ada sejumlah kursi di ruangan ini. Saudara pasti yakin kursi ini kuat. Sauara percaya kursinya mantap. itu baru setengan iman, karena baru percaya bahwa kursinya kuat. Namun ketika saudara duduk di kursi ini, itulah iman yang penuh, karena saudara sudah mempercayakan dirimu kepada kursi itu dengan duduk diatasnya. saudara yakin tidak akan roboh dan kalau pun roboh apa boleh buat, sebab saudara sudah mempercayakan berat badan mu di kursi itu. inilah iman, terapkanlah iman saudara dnegan mempercayakan dirimu kepada Tuhan

Ada seseornag, suatu hari divonis kanker getah bening.  kita tahu bahwa kelenjar getah bening ini adalah kanker yang sangat ganas. ada benjolan di mulut. sampai sulit  bicara. sangat banyak sekali saran saran dari kelaurga yang belum percaya agar pergi ke orang pintar. Tetapi dia tidak mau. dia tetap beriman atau memepercayakan dirinya kepada Tuhan apapun resikonya.   Suatu hari dia merasa dijamah oleh Tuhan.  setelah kemo beberapa kali, dan pet scan, ternyata kankernya sudah hilang.  Iman itu seperti ini. Unsur iman bukan hanya percaya, tetapi mempercayakan diri kepada Tuhan, Ibaratnya seperti saudara menaruh tubuh mu ke kursi. Ada banyak orang kristen yang percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi tidak banyak yang mempercayakan diri kepada Kristus. Di saat ada masalah sakit penyakit, masalah kelaurga, masalah keuangan, mereka masih mempercayakan diri kepada kemampuan mereka, kepada pertolongan teman atau keluarga. Saudara dituntut bukan hanya percaya kepada Tuhan. itu baru setengah dari iman. Namun saudara mesti mempercayakan dirimu kepada Tuhan. inilah iman. Mempercayakan diri kepada Tuhan berarti tidak lagi mempercayakan diriya kepada orang lain, kepada kemampuan diri sendiri, namun sepenuhnya hanya kepada Tuhan.

Saudara sudah dibenarkan oleh Allah, dan sekarang saudara memiliki segala berkat yang ada dalam sorga.  Alamilah kuasa Allah dalam hidupmu. Bawalah turun segala berkat surgawi itu ke dalam hidupmu dengan beriman kepada Allah.

Terapkanlah iman saudara dengan MEMAKAI JANJI ALLAH setiap kali saudara berdoa

Kemudian, terapkanlah imanmu dengan percaya bahwa Allah AKAN menjawabmu

Terapkanlah iman saudara dengan MEMPERCAYAKAN diri kepada Tuhan

 

About these ads
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: